Selamat Datang di Website Resmi SMP IT Permata Bunda Islamic Boarding School

Selasa, 24 Oktober 2017

SMPIT Permata Bunda Dukung Film Baik, Duka Sedalam Cinta






Mengapa harus film Duka Sedalam Cinta? Mengapa sebelumnya juga SMPIT Permata Bunda, Islamic Boarding School mendukung film Ketika Mas Gagah Pergi? Padahal ada film lain yang lebih “ngetrend” yang hari ini tayang di bioskop XXI Mal Boemi Kedaton Lampung. Tentu ada latar belakang dari keputusan mantap Kepala SMPIT Permata Bunda, Novian Iskandar, ST., MM. Pd. dan tim manajemen lainnya dalam mengambil langkah. 

“ Kita dukung film Islami. Di tengah banyaknya produksi film di Indonesia, Duka Sedalam Cinta hadir menambah khazanah film Islami sebagai alternatif tontonan remaja, penuh nilai edukatif di era globalisasi.” Pernyataan Kepala SMPIT Permata Bunda, Novian Iskandar, ST., MM. Pd., ini menjadi awal terlaksananya nobar Duka Sedalam Cinta.

“ Film ini menginspirasi untuk kemajuan Islam di Lampung. Nilai islamnya lebih menyeluruh. Terlebih kalau dilihat dari para pemainnya yang cukup menjaga interaksi meskipun sedang akting. Sehingga cocok sekali untuk siswa SMP. Sangat direkomendasikan.” Ucap Yuni Karnelis, S. T. P., Kepala TU SMPIT Permata Bunda.

Setelah sebelumnya di hari Ahad, 22 Oktober 2017 sebagian siswa SMPIT Permata Bunda gagal nobar di bioskop ini, tak laju menjadikan tim manajemen menyerah memperjuangkan keinginan anak - anak untuk menemukan hikmah dari film Duka Sedalam Cinta, karya penulis tersohor, Helvy Tiana Rosa. Dibantu FLP Lampung dan Kopfi Lampung, akhirnya sore ini SMPIT Permata Bunda berhasil mendapatkan kesempatan kedua untuk menyaksikan kebolehan akting para pemain film di Duka Sedalam Cinta.

“ Sebagian dari keuntungan film ini akan disumbangkan untuk para korban tragedi kemanusiaan. Dari sini, secara tak langsung sudah mengajarkan pada anak - anak, bagaimana untuk peduli terhadap yang lainnya.” Sahut Busyral Hanif, S. H. I., Guru PAI SMPIT Permata Bunda, di tengah kesibukannya mempersiapkan keperluan para siswa untuk berangkat nobar sore nanti. (dh)


0 komentar:

Posting Komentar